Liburan ke Jatiluhur dan Cirata

Juli 7, 2008 at 11:04 pm 1 komentar

Tidak seperti biasanya, liburan kali ini saya dan sekeluarga pergi ke waduk Jatiluhir dan waduk Cirata. Acara liburan yang singkat dan dekat ini ternyata tidak terlalu mengecewakan, bahkan jauh lebih menyenangkan daripada liburan ke anyer semester lalu.

Pemandangan yang disuguhkan sungguh memesona, dimana keindahan alam dipadu dengan pengelolaan yang apik dan ditambah lagi dengan tidak terlalu ramainya suasana di tempat tersebut. Nilai tambah dari berkunjung ke tempat ini selain disuguhkan pemandangan yang indah, kita juga dapat melihat bagaimana bentuk dari salah satu pembangkit listrik di Pulau Jawa ini. Kita bisa membayangkan seberapa besar generator yang tertanam di PLTA tersebut dan seberapa deras air yang meluncur ke dalamnya.

gambar : Waduk Jatiluhur

Di tengah-tengah waduk tersebut terdapat banyak sekali keramba ikan. Bila dilihat dari kejauhan keramba-keramba ini tampak seperti perkampungan di tengah waduk. Keramba-keramba ini dipakai oleh penduduk untuk beternak ikan, walaupun ada juga yang sengaja memanfaatkannya untuk dijadikan arena wisata seperti restoran dan tempat pemancingan.

Menurut data yang saya dapat, bahwa keramba-keramba yang ada di waduk Jatiluhur ini sudah terlalu banyak dan melebihi kapasitas. Keramba dapat mencemari air waduk karena makanan ikan-ikannya yang tersisa akan mengendap di dasar waduk. Sedangkan berdasarkan siklus hidrologi waduk Jatiluhur akan mengalami flow-up dalam beberapa tahun sekali, dimana air akan mengangkat kotoran-kotoran yang mengendap dan inilah yang menyebabkan ikan-ikan di waduk mati.

Dalam hal pengalaman makan di atas keramba sendiri saya merasa sangat nyaman dengan tempat tersebut karena mungkin inilah pengalaman pertama saya makan dikelilingi pemandangan air. Namun, hal itu ternoda oleh masakan yang disuguhkan oleh restoran tersebut. Dalam hal rasa mungkin masih bisa dikatakan standar, namun dari harga sudah kelewat mahal !!! Mungkin wajar bila harga mahal namun porsi banyak, tapi yang saya dapat adalah porsi yang kecil dan tak cukup untuk makan sekeluarga. Untuk pergi ke keramba saya harus menaiki perahu. Harga perahu awalnya tanpa ditawar adalah 80-100 ribu, namun kita bisa menawarnya hingga harga 40-50 ribu.

gambar : Keramba Ikan di Jatiluhur

Setelah merasa puas berada di Jatiluhur (sebenarnya perut belum puas), saya dan keluarga berencana pergi ke Plered untuk membeli guci sebagai penghias rumah. Namun apa dikata, toko-toko guci yang tersisa di Plered tinggal sedikit dan guci-guci yang ditawarkan pun tidak istimewa. Satu hal yang parah adalah jalan di Plered sangatlah rusak, rusaknya parah bangeeet. Akhirnya kami meneruskan perjalanan ke waduk Cirata.

gambar : Pemandangan di Waduk Cirata

Akhir perjalanan saya dan keluarga kembali menuntaskan nafsu makan yang tertahan oleh makanan di restoran keramba yang mahal dan sedikit. Kami memutuskan untuk makan Sate Maranggi. Namun bukan Maranggi versi mahal, melainkan versi rakyatnya. Namanya juga versi rakyat, tentu harga dan rasanya pun menyesuaikan.

Akhir kata saya sangat merekomendasikan tempat ini sebagai tujuan alternatif berwisata, khususnya bagi orang-orang Jakarta. Daripada berlibur ke Bandung dan membuat macet kota saya tercinta kan lebih baik berlibur ke tempat ini, fasilitas hotel dan lain-lainnya pun sudah tersedia dengan baik. Atau mungkin bagi orang Bandung sendiri yang sudah merasa jenuh akan kotanya yang semakin lama semakin sumpek, panas, gaduh, dan macet, tempat ini mungkin bisa merileks-kan mata sejenak.

(all photos was taken by SE P1i smartphone and resized by Photosop)

About these ads

Entry filed under: Aneh-Aneh, IPTEK, Lingkungan, pengalaman pribadi. Tags: .

Islam Adalah Ideologi Tulisan Saya Masuk di PilihanGue.com

1 Komentar Add your own

  • 1. mas"temon"  |  April 24, 2012 pukul 5:41 am

    kami sekeluarga sangat menyenangi jatiluhur…krn beberapa tahun yg lalu km rutin pergi kesana 3 kali sebulan utk memancing..ttp kini km tlah jauh…kami sangat rindu suasana disana..!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Sekilas Diriku

'Seorang manusia normal yang memiliki keinginan normal untuk menjadi orang yang tidak normal'

Banner


Awas Nanti Kepala Bocor

RSS Berita Bola

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: