10 Misteri Terpopuler di Dunia

1. The Taos Hum

Masyarakat dan pengunjung di Sebuah kota kecil di New Mexico, Taos, selama bertahun-tahun merasakan gangguan dan keheranan dari suara dengungan frekwensi rendah di udara padang pasir. Janggalnya hanya 2% dari penduduk Taos yang melaporkan hal ini. Beberapa percaya ini disebabkan oleh akustik yang tidak biasa, beberapa orang mencuriga adanya histeria masal dari sesuatu yang rahasia dan mengerikan. Belum ada satupun manusia yang dapat menemukan sumber dengungan tersebut..

taos tum adalah aliran suara berfrekuensi rendah yang terdengar di berbagai belahan dunia… terutama di wilayah sekitar USA, UK, dan Eropa Utara….
Taos Hum pada umumnya hanya terdengar di wilayah2 yang sangat sunyi…. suara yg terdengar mirip dengan suara dengungan mesin mobil dari jarak jauh…

ilmuan menyatakan bahwa suara tersebut tidak dapat terdeteksi oleh microphone dan antena VLF…. akibatny ilmuan tdk dapat mengetahui darimana suara tsb tbrasal dan bgaimana suara tsb tercipta….

brikut ini gambar dari gelombang taos tum yg sempat didapat oleh para ilmuan:


selain gambar, berikut ini file suara2 Taos Hum yg sempat direkam oleh para ilmuan…. tetapi sbelonna, cuba baca dolo dampak suarana di bawah ini :

Berdasarkan hasil riset dan interview dengan korban, seorang ilmuan berkata :
“Taos Hum bukanlah sekedar gelombang suara yg menganggu, itu adalah sebuah gelombang suara yg dapat mengakibatkan trauma pada tubuh dan mental… dalam kebiasaan, dapat merusak tubuh dan mental….
gangguan yg terjadi pada:
mental = emosi tidak stabil, stress, kegilaan hingga harus di isolasi (pake pngaman tngan yg bntuk baju itu2h….)….
fisik = sakit kepala, pusing brkelanjutan, mual2, hidung berdarah, tekanan tinggi pada telinga yg mengakibatkan rasa sakit luar biasa berkelanjutan….

Para ilmuan yg telah mencoba mengalisa kondisi korban mnyatakan bahwa tidak ada kerusakan saraf dan jaringan akibat Taos Hum… Artina… ilmuan gak bs nemuin penyembuh dari tu Taos Hum karena derita yg terjadi tdk brasal dr kerusakan dalam tubuh yg dapat d cegah….

Ilmuan memprediksi klo pnyebabna adalah glombang suara tsb mngacaukan (nda ngrusak) sistm saraf otak dan tubuh shingga impuls2 yg berjalan jadi kacau.. itu yg bkin orang gak bs kontrol tubuh dan kondisi mentalna… astu2na cara cm hentiin sumber bunyina…. tpi sumbrn ja lon tau….

2.Bigfoot

Selama beberapa dekade, raksasa berbulu, monster seperti manusia bernama Bigfoot banyak dilaporkan keberadaannya di Amerika. Meskipun ribuan Bigfoot harus eksis untuk mencari makan, tidak satupun tubuhnya diketemukan. Bangkai atau mayat mereka yang berasal dari pemburuan, tabrakan atau meninggal secara alami, juga belum pernah diketemukan. Beberapa foto jejak kaki raksasa mereka banyak di beritakan. Misteri ini belum terpecahkan sampai saat ini. Berikut adalah contoh foto dari bigfoot:

Foto ini diambil oleh pria bernama Rick Jabcob. Foto Rick Jacob masih menjadi perdebatan sengit karena kembali memunculkan isu bahwa Big Foot benar-benar ada. Rick Jacobs mengatakan bahwa ia mendapatkan foto tersebut dari sebuah kamera pemburu otomatis yang ia letakkan di sebuah pohon ditaman nasional Allegheny, sekitar 115 mil sebelah utara Pittsburg, kamera ini biasa digunakan untuk mendokumentasikan rusa.

Kami tidak mengetahui secara pasti apa yang ada difoto tersebut ujar Jacobs yang menyatakan bahwa foto direkam pada 16 September 2007. Kami sudah berburu beberapa tahun dan tidak pernah mendapatkan hal yang seperti ini.

Jacobs pun menghubungi sebuah oragnisasi pusat riset big foot dan melaporkan hasil temuan tentang legenda kaki besar ini yang dipercaya sebagian masyarakat tinggal disebagian Amerika Serikat dan Kanada.

Itu adalah binatang primata. Opini saya itu bisa jadi sebuah penjelasan yang menjelaskan bahwa itu seekor Kera seperti keterangan Paul Majeta dari bigfoot group.

Bagaimanapun juga Komisi Taman Pennsylvania menyatakan opini yang lebih konvensional. Jerry Feaser seorang petugas ditaman konservasi ini menyatakan bahwa selalu memasang perangkap beruang dan sering melihat binatang yang seperti yang ada pada foto.

Tidak ada pertanyaan lagi, itu adalah sebuah beruang dengan beberapa kasus pada kesehatannya saja tambah Feaser pada The Bradford Era. Baca Semuanya…

Iklan

Juli 21, 2008 at 8:14 pm 38 komentar

Perihal Pilkada Kota Bandung 2008

Cuma Menurut Pandangan Manusia Biasa 😀

Pilkada Kota Bandung tinggal sebentar lagi euy…! Calon-calonnya sudah ada dan semuanya menawarkan berbagai kelebihan dan janji-janji manis beserta seabrek solusi bagi masalah-masalah di Kota Bandung ini. Saya sebagai orang yang “masih” biasa-biasa saja hanya bisa nonton dan memilih.

Hingga saat ini nampaknya setiap calon memiliki pangsa pasar yang berbeda-beda (kawas barang dagangan wae). Bagi calon Incumben nampaknya masih banyak diidolakan oleh PNS di Kota Bandung ini, dengan janji-janji manisnya untuk meneruskan program-program bagus yang telah terlaksana di Kota Bandung ini. Padahal setelah saya teliti “program bagus” tersebut diantaranya adalah insentif yang diberikan beberapa bulan sekali. Para PNS khawatir bila nanti walikotanya ganti maka insentif bagi mereka tak akan berlaku lagi, padahal tak ada jaminan bila calon incumben itu terpilih lagi maka akan terus ada insentif. (Ngarana oge pejabat ngan sok loba janji wungkul, inget eta !! )

Selanjutnya bagi calon yang mengusung nama lain dari “MODIS” atau “BEKEN” sebagai nama kampanye mereka, nampaknya calon ini sangat laku di kalangan muda khususnya mahasiswa. Apalagi di kampus saya, Institut Teknologi Bandung, si calon yang juga pernah terdaftar sebagai staff pengajar di Biologi ITB ini sangatlah terkenal dan dekat namanya di hati para mahasiswa. Asal para pembaca tahu saja, bahwa influence para mahasiswa ini sangatlah besar, jadi bila para mahasiswa sudah mendukung calon ini maka sangat besar peluang dia untuk menang. Ambil contoh saja dulu saat pasangan HADE menang. Pasangan ini cukup gaul juga dengan kampanye lewat friendster. Hapunteun simkuring hilap alamat FS-na… 😀

Lalu untuk calon independen-nya jujur saya gak tau euy, teu kenal ah jadi teu wani ngomong nanaon. Mungkin nanti bila saya sudah baca sedikit-sedikit baru menulis tentang calon ini.

Bisa Tidak Memperbaiki Kota Bandung

Prinsip saya sebagai manusia yang “masih” biasa-biasa saja ini adalah ‘Siapapun Walikotanya yang Penting Bandung Maju’. Betul tidak ? Rakyat teu butuh politik, rakyat teu butuh ku janji-janji, yang rakyat butuhkan hanyalah perubahan nyata terhadap Kota Bandung ini.

Tidak usahlah ada salah satu calon yang mengeluarkan program klise seperti penyediaan SD gratis di wilayah kecamatan Cicadas, padahal semua SD gratis itu adalah SD yang “minor” atau yang kurang siswanya selama ini. Kalau mau sih gratiskan saja SD Merdeka dan SD Banjarsari jangan SD-SD nu dekeut leweung. Tidak usah pula sampai menggelar money politic, malu dong ah…!! Sudah tua-tua masih bertindak licik macam itu. Bagaimana mau jadi teladan yang baik bagi generasi muda ?

Yang rakyat butuhkan adalah perubahan nyata. Salah satu masalah besar yang dihadapi oleh Kota Bandung misalnya kemacetan, dan tata kota yang kacau, disamping tentunya masalah kemiskinan, pendidikan, hingga sampah yang terus menerus belum terselesaikan. Coba kalian pikir, mau sampai kapan Terminal Cicaheum, Dago, Kiara Condong, Pasar Kordon, dan tempat lainnya macet dan macet saja ?? Apakah mau terus dibiarkan seperti itu keadaannya hingga puluhan tahun kedepan ? Lalu masalah pengrusakan lahan hijau sebagai wilayah resapan air, sebagai paru-paru kota, yang dijadikan mall-mall dengan ijin dari pemerintah, apakah akan seperti itu seterusnya ? Apakah akan bertambah lagi mall-mall yang sebenarnya tidak diperlukan lagi di Kota Bandung ini…??

Seharusnya bila pemerintah ingin menjadikan Kota Bandung sebagai kota jasa, sudah selayaknyalah pemerintah membenahi sarana dan prasarana di Kota Bandung ini. Kalau pemerintah merasa tidak mampu tentunya pemerintah harus membatasi perkembangan dari Kota Bandung itu sendiri, misalnya dengan membatasi jumlah mall dan tempat-tempat wisata sehingga nantinya jumlah orang yang datang ke Bandung ini sedikit dan pastinya jalanan jadi lancar dan kota menjadi nyaman. Jika pilihan kedua terasa tidak realistis juga yah sebaiknya tidak usah jadi walikota saja atuh…!!

Jadi Walikota Itu Susah Oleh Karena Itu Kita Butuh Orang yang Benar-Benar Cocok

Dengan segudang masalah yang belum semuanya memiliki solusi jitu, Kota Bandung memerlukan pemimpin yang berani, jujur, cerdas, dan bertaqwa. Jadi walikota Bandung itu sangatlah susah, Da lamun gampang mah geus we simkuring nu jadi walikota… :mrgreen: . Oleh karena itu hanya orang-orang tertentu dan terpilihlah yang sanggup mengemban amanah ini.

Jujur saya merasa aneh masih ada saja orang yang berani mencalonkan diri menjadi walikota Bandung. Semoga saja mereka sadar bahwa menjadi walikota itu amanah bukan sekedar “anugerah” semata. Tidak ada yang patut dibanggakan dengan gelar dan jabatan selama kita tidak bisa menjalankannya dengan baik, Betul tidak…??

Semoga saja walikota Bandung yang selanjutnya adalah orang yang benar-benar cocok.

Pokokna simkuring mah BRAVO PERSIB wae lah 😆 😆

Juli 16, 2008 at 9:54 pm 5 komentar

Tulisan Saya Masuk di PilihanGue.com

Kira-Kira Bisa Dapet Royalti gak Ya…. :mrgreen:

Sempat aneh juga saat melihat blog stats yang menunjukkan ada orang yang masuk ke blog ini melalui situs PilihanGue.com. Ternyata salah satu tulisan saya yang sedikit bernada mengejek tentang perfilman Indonesia dijadikan salah satu bahan acuan bagi orang-orang yang menyatakan tak mau menonton film-film Indonesia di situs PilihanGue.com tersebut.

Jujur saya merasa bangga karena tulisan yang saya buat hampir satu tahun lalu itu ternyata tercapai juga maksud dan tujuannya. Saya menulis tulisan tersebut dikarenakan rasa bosan, kesal, dan juga prihatin akan dunia perfilman Indonesia yang cenderung membodohi masyarakat dengan menyuguhkan film-film “sampah”. Mengapa saya berani menyebut film-film itu sedemikian jeleknya ? Karena saya tidak bisa melihat kualitas yang bagus dari berbagai unsur yang ada di film tersebut, mulai dari penokohan, alur, setting, bahkan amanat film itu. Semua unsur film-film Indonesia kebanyakan memiliki kualitas buruk.

Masa bodoh dengan NASIONALISME, kalau sesuatu itu jelek bilang saja jelek. Janganlah membohongi diri sendiri untuk terpakasa menilai bagus sesuatu yang jelek. Bertindaklah sportif dalam berbagai hal. Malahan dengan semangat NASIONALISME tersebut seharusnya kita berani mencoba melakukan perubahan dalam dunia perfilman kita, jangan sampai perfilman Indonesia hancur gara-gara ulah sebuah keluarga (sebut saja inisialnya “P”).

Bila anda kebetulan menonton acara empat mata yang mengundang seorang keluarga “P”, maka bagi anda yang berfikir akan sangat kesal mendengar perkataan si “P” yang bodoh itu;

“Televisi memang untuk hiburan bukan untuk pendidikan, bila ingin mencari pendidikan kan bisa dari sekolah bukan televisi.”

Dasar bodo, dungu, atau gak pernah sekolah sih si anggota keluarga “P” itu… Dia nampaknya tidak tahu fungsi media sebagai sarana transfer budaya yang di dalamnya mengandung unsur sosialisasi dan pendidikan.

Mengenai orang-orang yang gak mau berfikir tentang masalah ini, yang berpendapat “nonton ya nonton, ngapain mikir segala”, sesungguhnya kalian adalah orang-orang yang telah salah berfikir (mbuh,,, saya lupa kan mereka udah menyatakan ngapain mikir 😀 ). Lantas untuk apa kalian dianugerahi akal dan pikiran kalau dalam hal ini saja kalian tak mau berfikir.

Nah inilah mungkin bahayanya, film-film yang dibuat oleh orang-orang BODOH justru menyebabkan penontonnya pun jadi BODOH dan malas MIKIR.

Akhir kata, jelas saya tidak meminta royalti jenis apapun ke situs PilihanGue.com, saya sudah merasa senang dan bangga akan dipilihnya tulisan saya sehingga masuk situs tersebut (apalagi bisa nambah traffic ke blog saya). Untuk yang membaca tulisan saya, saya hanya berpesan agar kita jangan malas berfikir mengenai bergbagai fenomena yang terjadi di sekita kita, siapa tahu dengan pikiran-pikiran sederhana anda, terciptalah sebuah perubahan yang membawa kita ke arah lebih baik.

Juli 9, 2008 at 10:37 pm 43 komentar

Liburan ke Jatiluhur dan Cirata

Tidak seperti biasanya, liburan kali ini saya dan sekeluarga pergi ke waduk Jatiluhir dan waduk Cirata. Acara liburan yang singkat dan dekat ini ternyata tidak terlalu mengecewakan, bahkan jauh lebih menyenangkan daripada liburan ke anyer semester lalu.

Pemandangan yang disuguhkan sungguh memesona, dimana keindahan alam dipadu dengan pengelolaan yang apik dan ditambah lagi dengan tidak terlalu ramainya suasana di tempat tersebut. Nilai tambah dari berkunjung ke tempat ini selain disuguhkan pemandangan yang indah, kita juga dapat melihat bagaimana bentuk dari salah satu pembangkit listrik di Pulau Jawa ini. Kita bisa membayangkan seberapa besar generator yang tertanam di PLTA tersebut dan seberapa deras air yang meluncur ke dalamnya.

gambar : Waduk Jatiluhur

Di tengah-tengah waduk tersebut terdapat banyak sekali keramba ikan. Bila dilihat dari kejauhan keramba-keramba ini tampak seperti perkampungan di tengah waduk. Keramba-keramba ini dipakai oleh penduduk untuk beternak ikan, walaupun ada juga yang sengaja memanfaatkannya untuk dijadikan arena wisata seperti restoran dan tempat pemancingan.

Menurut data yang saya dapat, bahwa keramba-keramba yang ada di waduk Jatiluhur ini sudah terlalu banyak dan melebihi kapasitas. Keramba dapat mencemari air waduk karena makanan ikan-ikannya yang tersisa akan mengendap di dasar waduk. Sedangkan berdasarkan siklus hidrologi waduk Jatiluhur akan mengalami flow-up dalam beberapa tahun sekali, dimana air akan mengangkat kotoran-kotoran yang mengendap dan inilah yang menyebabkan ikan-ikan di waduk mati.

Dalam hal pengalaman makan di atas keramba sendiri saya merasa sangat nyaman dengan tempat tersebut karena mungkin inilah pengalaman pertama saya makan dikelilingi pemandangan air. Namun, hal itu ternoda oleh masakan yang disuguhkan oleh restoran tersebut. Dalam hal rasa mungkin masih bisa dikatakan standar, namun dari harga sudah kelewat mahal !!! Mungkin wajar bila harga mahal namun porsi banyak, tapi yang saya dapat adalah porsi yang kecil dan tak cukup untuk makan sekeluarga. Untuk pergi ke keramba saya harus menaiki perahu. Harga perahu awalnya tanpa ditawar adalah 80-100 ribu, namun kita bisa menawarnya hingga harga 40-50 ribu.

gambar : Keramba Ikan di Jatiluhur

Setelah merasa puas berada di Jatiluhur (sebenarnya perut belum puas), saya dan keluarga berencana pergi ke Plered untuk membeli guci sebagai penghias rumah. Namun apa dikata, toko-toko guci yang tersisa di Plered tinggal sedikit dan guci-guci yang ditawarkan pun tidak istimewa. Satu hal yang parah adalah jalan di Plered sangatlah rusak, rusaknya parah bangeeet. Akhirnya kami meneruskan perjalanan ke waduk Cirata.

gambar : Pemandangan di Waduk Cirata

Akhir perjalanan saya dan keluarga kembali menuntaskan nafsu makan yang tertahan oleh makanan di restoran keramba yang mahal dan sedikit. Kami memutuskan untuk makan Sate Maranggi. Namun bukan Maranggi versi mahal, melainkan versi rakyatnya. Namanya juga versi rakyat, tentu harga dan rasanya pun menyesuaikan.

Akhir kata saya sangat merekomendasikan tempat ini sebagai tujuan alternatif berwisata, khususnya bagi orang-orang Jakarta. Daripada berlibur ke Bandung dan membuat macet kota saya tercinta kan lebih baik berlibur ke tempat ini, fasilitas hotel dan lain-lainnya pun sudah tersedia dengan baik. Atau mungkin bagi orang Bandung sendiri yang sudah merasa jenuh akan kotanya yang semakin lama semakin sumpek, panas, gaduh, dan macet, tempat ini mungkin bisa merileks-kan mata sejenak.

(all photos was taken by SE P1i smartphone and resized by Photosop)

Juli 7, 2008 at 11:04 pm 1 komentar

Islam Adalah Ideologi

Tak dapat disangkal, Islam telah banyak berkontribusi terhadap kemajuan dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Hal ini dimungkinkan karena Islam bukan hanya sebatas kepercayaan yang menanamkan doktrin-doktrin semata namun Islam dapat berperan sebagai suatu ideologi. Sudah selayaknyalah ideologi Islam mendapatkan suatu penghargaan, bukan individu-individunya.

Kata “Islam” berasal dari istilah Bahasa Arab, yang secara bahasa berarti ‘berserah diri‘. Sedangkan menurut istilah “Islam” didefinisikan sebagai ‘segala sesuatu yang disampaikan Allah Swt melalui Muhammad saw’. Kemudian orang yang beriman kepada Allah swt dan menerima Muhammad saw sebagai nabi dan utusan Allah yang terakhir disebut sebagai ‘Muslim‘.

Bila kita bandingkan Islam dengan agama lainnya, Islam jelas lebih dari sekedar agama. Islam merupakan suatu ideologi yang unik dan komprehensif, yang membimbing dan mengarahkan kehidupan manusia. Sebagai ideologi, Islam terdiri dari akidah (doktrin) dan syariat (aturan dan sistem) yang digunakan untuk mengatur kehidupan umat manusia di dunia.

Akidah Islam memberi jawaban yang sahih dan menyeluruh dari berbagai pertanyaan mendasar tentang keberadaan manusia dan segala sesuatu yang ada di alam semesta. Akidah Islam menjelaskan tentang tujuan hidup manusia, dan hubungannya dengan sebelum dan setelah kehidupan. Akidah Islam juga memberikan landasan bagi sebuah metode untuk menerapkan Islam dalam kehidupan nyata. Dengan demikian, Islam bukan sekedar teori atau wacana, tapi suatu sistem yang bis diterapkan secara praktis dalam kehidupan sehari-hari. Ideologi sendiri berbeda dengan filsafat, yang hanya memberikan pemikiran-pemikiran yang bersifat hipotetik, tanpa suatu metode untuk menerapkannya.

Sementara itu, syariat Islam memberikan suatu perangkat yang komprehensif dalam mengatur segala urusan manusia. Syariat Islam mengatur dengan sahih hal-hal berikut;

  1. Hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta
  2. Hubungan antar manusia
  3. Hubungan yang terjadi di masyarakat, termasuk perkara-perkara sosial, politik, ekonomi, dan hubungan internasional.

Jadi, Islam terdiri atas akidah dan syariat. Yang membedakan Islam dengan ideologi kapitalisme dan sosialisme adalah bahwa Islam dibangun dari pemikiran yang benar, sedangkan ideologi lain dibangun dari pemikiran dangkal tentang kehidupan manusia dan dunia dimana mereka tinggal.

Karena Islam ditegakkan dari pemahaman yang sahih tentang kehidupan dan menempatkan kehidupan dalam konteks yang benar, maka sistem dan aturan yang muncul dari akidah Islam akan sesuai dengan karakter manusia sehingga mampu memberikan solusi kehidupan yang benar. Islam pasti sesuai dengan fitrah manusia, Islam sama sekali tidak mengabaikan naluri atau hawa nafsu manusia, tetapi mengatur pemenuhannya dengan tepat.

Jadi, hanya dengan penerapan Islam sepenuhnya secara praktis, sistematis, dan tentunya menyeluruh di semua bidang, maka berbagai keinginan manusia dapat diatur dengan baik. Implementasi syariat Islam merupakan suatu keharusan, dan sebelum hal tersebut terealisasi maka naluri, kebutuhan, dan hawa nafsu kita akan selalu berada dalam tekananan bahkan ada di jalan yang keliru.

Juli 3, 2008 at 8:06 am 3 komentar

Harga Diri dan Malu

Harga diri dan malu adalah serangkai. Karena orang yang sadar akan harga diri, niscaya akan timbul rasa malu jika melakukan hal yang tidak semestinya. Di sisi lain, orang malu tentu mengerti akan arti dari harga diri dan dalam agama sudah jelas bahwa malu merupakan bagian daripada iman.

Pada zaman Khalifah Umar bin Khatab ra., ada seorang pembunih yang menyerahkan diri minta diadili, karena telah membunuh sesama muslim. Setelah diadili, jatuhlah vonis berupa hukum qisas. Khalifah menanyakan apa permohonan terhukum sebelum di-qisas ?

Si terhukum menyampaikan permohonan untuk kembali ke kampung halamannya demi pamitan kepada kedua orang-tuanya, serta menyelesaikan amanah dan membayar seluruh hutang-hutangnya. Permohonan tersebut dikabulkan asalkan harus adanya badal (orang yang menjamin) sebagai antisipasi bila si pembunuh ini kabur. Bila dalam waktu satu minggu terhitung saat itu juga si terhukum belum kembali ke tempat pengadilan maka si badal inilah yang akan di-qisas.

Permasalahannya kini siapa yang mau menjadi badal, si terhukum tak memiliki sanak keluarga di kota tersebut. Dari kerumunan orang keluarlah seorang lelaki dan berkata, “Saya siap menjadi badal.” Orang ini tak lain adalah sahabat Rasulullah saw yang bernama : Abi Dzar al-Ghifari.

Penandatanganan dan penyaksian telah lengkap dan si terhukum dapat meninggalkan kota tersebut untuk kembali ke kampung halamannya selama satu minggu. Namun apa yang dikhawatirkan banyak pihak kian menjadi kenyataan di saat tiba hari dijatuhkannya hukuman. Si terhukum belum juga menampakkan diri di depan pengadilan. Orang berkerumun, banyak yang menangis terisak-isak melihat seorang sahabat Rasulullah saw duduk di majlis qisas siap untuk dipenggal lehernya sebagai badal. Algojo pun telah siap dengan pedang panjangnya yang tajam terhunus dan berkilau mamantulkan cahaya matahari siang itu.

Tiba-tiba dari kejauhan terlihatlah debu beterbangan, si terhukum tiba di depan majlis qisas dengan wajah letih serta baju dan rambutnya kusut. Seraya bertakbir, yang langsung diikuti orang banyak, si terhukum menghadap. Abu Dzar pun dibebaskan. Saat itulah si terhukum ditanya, “Mengapa Anda kembali ke kota ini, padahal anda memiliki kesempatan besar untuk melarikan diri ?”

Sungguh mengagetkan jawaban dari si terhukum. “Memang saya bisa melarika diri dan bebas dari hukuman ini, tapi saya malu jika nanti tergores dalam sejarah bahwa pernah ada seorang Muslim ingkar janji untuk kepentingan dirinya, dan sebaliknya tidak mau menjaga diri sebagai Muslim.”

Di majlis tersebut hadir pula tiga putera dari orang yang terbunuh. Mendengar pengakuan yang tulus dari si terhukum, maka para putera orang yang terbunuh itu pun kemudian membatalkan tuntutan kepada si terhukum. Maka batallah hukuman hari itu dan si terhukum dinyatakan bebas murni !

Saat itulah Abu Dzar ditanya, “Kenapa Engkau mau menjadi badal orang ini, padahal engkau tidak tahu-menahu identitas orang ini (si terhukum) ?”

“Sebagai Muslim yang punya harga diri, saya akan merasa malu jika dalam sejarah nanti tergores bahwa ada suatu kejadian seorang Muslim meminta jaminan di tengah saudaranya sesama Muslim tapi tak ada seorang pun dari mereka yang mau menolongnya !”

Kemudian ditanya pula ketiga putra dari orang yang terbunuh, “Mengapa kalian dengan mudah memaafkan pembunuh ayah kalian dan mencabut tuntutan atas diri orang ini ?”

“Kami pun sebagai Muslim yang punya harga diri akan sangat malu, jika nanti tergores dalam sejarah ada orang Muslim yang tidak mau memaafkan kesalahan saudaranya sendiri.” Demikian jawab mereka.

Subhanallah ! Ternyata mereka semua menjawab sama. Abu Dzar, si terhukum dan ahli waris beralasan karena mereka masih punya rasa malu dan harga diri sebagai seorang Muslim. Betapa indahnya hidup ini jika setiap orang masih memiliki harga diri dan malu.

Al-Haya’u minal imaan. Bahwa malu itu adalah sebagian dari iman.

Juni 26, 2008 at 1:57 pm 2 komentar

Apa Tipe Kepribadian Saya

Berdasarkan hasil tes kepribadian diklat penerimaan mahasiswa baru 2008, tipe kepribadian saya adalah Koleris-Sanguinis, yang (katanya) berarti saya adalah tipe orang berkarakter pemimpin, mampu mengorganisir, dan jeleknya adalah gak mau disalahkan.

Menurut data yang saya dapatkan sampai saat ini, tipe kepribadian koleris adalah tipe kepribadian yang kuat dimana tipe orang seperti ini memiliki kepribadian yang kuat, dinamis dan aktif, dapat memotivasi orang lain, tak mudah putus cinta asa, bebas dan mandiri, dan selalu yakin dalam bertindak. Lalu hal-hal buruk yang dimiliki pribadi koleris diantaranya; sulit diatur, tidak mau menerima kesalahan diri sendiri, tidak senang akan kepemimpinan orang lain, suka sok mengatur dan memberi nasihat walaupun tak diperlukan, dan sering over-confident.

Pertanyaan saya adalah, “Benarkah seperti itu kepribadian saya ???” Apakah semudah itu membaca kepribadian seorang Geowana Yuka Purmana. Perlu diketahui bahwa kepribadian saya ini telah dibangun selama 19 tahun, lalu apakah hanya dengan waktu kurang dari 10 menit saja sudah bisa menggambarkan kepribadian saya secara total ?? Saya tak yakin akan hal itu. Kepribadian seseorang sangatlah rumit dan diperlukan sebuah metode yang lebih rumit tentunya untuk menguak hal tersebut.

Harus diakui memang sebagian besar dari definisi kepribadian koleris di atas cukup sesuai dengan apa yang saya tahu tentang diri saya saat ini, namun tetap saja itu semua bukan gambaran tentang diri saya. Saya tak ingin nantinya orang tahu bahwa saya tipe orang koleris dan lalu beranggapan bahwa saya adalah orang yang tak mau disalahkan, egois, jago memimpin, dan pandai memotivasi orang. Hal itu jelaslah sangat tak mengenakkan hati saya.

Saran saya, bolehlah kita memandang orang berdasarkan hasil tes kepribadiannya apakah seseorang itu sanguinis, koleris, plegmatis, atau melankolis. Namun tetap saja kita tak pantas memperlakukan seseorang hanya berdasarkan hasil tes tersebut. Hal terbaik untuk mengenal seseorang adalah dengan berusaha akrab dengannya dan jadilah temannya, bila hal itu telah dilakukan maka kita akan tahu seperti apa orang itu sebenarnya.

Persahabatan itu timbul dengan mengarungi waktu bersama, persahabatan tak bisa dipaksakan, namun persahabatan dapat memaksakan.

Juni 26, 2008 at 3:51 am 9 komentar

Pos-pos Lebih Lama Pos-pos Lebih Baru


Sekilas Diriku

'Seorang manusia normal yang memiliki keinginan normal untuk menjadi orang yang tidak normal'

Banner


Awas Nanti Kepala Bocor

RSS Berita Bola

  • Sebuah galat telah terjadi; umpan tersebut kemungkinan sedang anjlok. Coba lagi nanti.

Arsip